Manfaat dan Keuntungan Sistem Informasi Dalam Informatika

Manfaat dan Keuntungan Sistem Informasi Dalam Informatika
(Manfaat dan Keuntungan Sistem Informasi Dalam Informatika)
Sebelumnya kita pernah membahas Definisi sistem informasi menurut pakar ahli dan juga Contoh-Fungsi komponen sistem informasi. Kali ini kita akan membahas tentang Apa manfaat dan keuntungan dari sistem informasi itu sendiri. Agar tidak meuluas, pembahasan ini saya fokuskan ke arah developer atau pengembang perangkat lunak. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang didapat dari sistem informasi :

1. Data Yang Terpusat

Sistem informasi ini kan menjadi sesuatu yang sangat menguntungkan jika penerapannya tepat. Dengan adanya database (basis data) semua data akan tersimpan disuatu server terpusat sehingga informasi dapat diakses dengan mudah oleh para pengguna. Selain intu server juga dapat menyimpan beberapa file berekstensi seperti photo, dokumen (doc,pdf,ppt dan lain-lain) sehingga pengarsipan akan menjadi lebih ringkas dibandingkan dengan menggunakan sistem manual (Misalnya penyimpan didalam rak).

Oleh sebab itu sangat dianjurkan sekali untuk menggunakan sistem informasi ini sehingga akan mempermudah para pembuat dan penerima informasi. Coba bayangkan jika kita butuh suatu data sebagai informasi namun data tersebut di tumpuk kedalam suatu rak bercampur dengan data-data lainnya. Akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencarinya. Terlebih jika kita ingin mengubah data tersebut, jika data tersebut terhubung dengan data yang lainnya otomatis kita akan mencari data A kemudian mengubahnya dan mencari lagi data B lalu mengubahnya. Itu hanya 2 data saja, jika lebih dari dua data?

2. Mudah di Akses

Kemajuan teknologi saat ini serasa begitu pesat sehingga kita semakin dimanjakan dengan berbagai layanan yang ditawarkan oleh para developer. Dengan adanya sistem informasi ini para pengguna akan sangat mudah untuk mengakses dan menikmati sajian informasi yang diberikan.

Jika dulu kita ingin mendapatkan sebuah informasi, kita harus datang ke lokasi penyedia informasi tersebut, kemudian pihak penyedia mencarikan data dan memberikannya kepada kita. Lain cerita untuk jaman yang serba modern seperti saat ini. Dengan adanya sistem informasi kita cukup duduk manis dirumah sambil menikmati secangkir kopi untuk mendapatkan berbagi informasi dari berbagai tempat dengan menggunakan koneksi internet pada sebuah ponsel canggih (smartphone), tablet, komputer desktop, Komputer jinjing(laptop) dan lain-lain.

hal ini bisa dilakukan karena data informasi sudah terpusat seperti yang dijelaskan pada poin 1 diatas, sehingga dengan sebuah koneksi internet kita dapat mengaksesnya dari mana pun selagi dapat terhubung dengan internet.

3. Hemat Waktu dan Biaya

Seperti yang telah dijelaskan diatas kemudahan dalam pengaksesan informasi ini juga mempengaruhi efesiensi waktu. Kenapa? karena hanya dengan terhubung ke sebuah server (data terpusat/pusat data) maka kita akan mendapat informasi ini secara realtime. Tak perlu tertunda cukup lama untuk mendapatkan informasi tersebut.

Saya asumsikan kita ingin mendapat 3 informasi dari sumber yang berbeda. Jika tidak menggunakan sistem informasi maka yang kita lakukan adalah mendatangi sumber penyedia informasi tersebut di tiga tempat yang berbeda. Jika 3 tempat tersebut sangat jauh, berapa waktu kita yang terbuang dan berapa biaya yang harus kita keluarkan.

Namun jika kita menggunakan sistem informasi, cukup beberapa detik saja kita sudah mendapat informasi dari semua sumber penyedia informasi walaupun tempatnya berbeda dengan biaya yan terbilang sangat minim.

4. Cakupan informasi sangat luas dan Cepat

Dengan adanya sistem informasi, cakupan penyebaran informasi ini tidak hanya dapat dinikmati oleh beberapa orang yang ada disekitar sumber penyedia informasi tersebut. Namun informasi ini dapat dinikmati oleh banyak orang dari berbagai daerah, kota, maupun negara. Cukup menggunakan sebuah koneksi internet dan menghubungkannya ke penyedia informasi kita sudah dapat menikmati sajian informasi yang dikemas pada saat itu juga (realtime).

Karena sistem informasi ini bersifat public(umum), maka para penyedia biasanya memberikan hak akses untuk para penggunaanya. Hal ini bertujuan untuk filterisasi data mana yang boleh diakses oleh para pengguna. Sehingga hal-hal yang sensitif tidak akan terpublis begitu saja, hanya orang-orang tertentu yang dapat membukanya.


5. Mempermudah proses bisnis

Apapun yang dikerjakan secara manual akan membutuhkan waktu yang lebih panjang dibandingkan menggunakan sebuah sistem. Selain itu tingkat kesalahan jua akan lebih tinggi ika menggunakan cara yang manual. Dalam proses bisnis ada kalanya seorang petugas memasukan data, melakukan perhitungan, pencarian data dan lain-lain.

Dengan menggunakan sistem informasi, waktu, biaya dan tingkat kesalahan ini akan dipangkas menjadi lebih hemat dan lebih akurat. Hanya cukup beberapa detik kita memasukan kata kunci maka kita akan mendapatkan apa yang kita cari, lain cerita jika kita harus mencari di dalam rak buku, lalu membuka ulang dan mencarinya data tersebut didalam buku. hal ini akan membutuhkan waktu lebih untuk menemukan data tersebut.

Contoh lain saat memasukan data yang didalamnya ada perhitungannya. Jika menggunakan sistem manual, maka yang kita lakukan adalah mencatat daftar data tersebut kemudian melakukan perhitungan menggunakan kalkulator meja, lalu menulis hasilnya. dan menyimpannya kembali kedalam rak. Selain memakan waktu yang lama, hal ini juga dapat meningkatkan kesalahan yang dilakukan petugas saat proses menghitung.

Coba bandingkan dengan kita menggunakan sistem informasi, cukup memasukan data saja sistem secara otomatis akan menghitung dan menyimpannya kedalam database. Dengan begitu waktu secara tidak langsung akan dipangkas sehingga lebih cepat karena petugas cukup memasukan data saja tanpa perlu melakukan perhitungan manual, selain itu petugas juga tidak khawatir dalam perhitungan, karena sistem sudah secara otomatis menghitung dan menyimpannya ke tempat yang aman.

6. Menyimpan data lebih banyak dengan ruang yang lebih kecil

Sistem informasi ini dapat menyipan jutaan bahkan milyaran data hanya dengan menggunakan satu set komputer saja dengan ruangan yang secukupnya. Coba bandingkan jika kita menggunakan sistem manual alias rak. Berapa rak/lemari yang kita butuhkan, berapa buku yang harus kita susun dan berapa ruangan yang harus kita persiapkan.

Selain itu jika kita menggunakan sistem manual maka akan terancamnya dari kerusakan data seperti berdebu, lapuk, terbakar dan lain-lain. Lain halnya jika kita menggunakan sistem informasi, hal ini akan sangat mudah diatasi karena data dapat dilakukan backup secara otomatis ke dalam cloud storage sehingga jika terjadi rusaknya komputer atau bencana seperti kebakaran maka data masih tetap utuh karena sudah tersimpan di tempat yang berbeda.