Pengertian Use Case Diagram di UML menurut para pakar ahli

Pengertian Use Case Diagram di UML menurut para pakar ahli
(Pengertian Use Case Diagram di UML menurut para pakar ahli)
Jangan Lupa Baca Artikel lainnya mengenai Unified Modeling Language lainnya. Anda dapat pula memberikan Masukan, Kritik Saran atau pertanyaan di kolom komentar atau di halaman Kontak.

Kembali ke topik permasalahan, kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian Use Case, Simbol Use Case,dan Contoh Use Case dalam uml.

Pengertian Use Case Diagrams

Menurut para pakar ahli Use Case Diagrams ini menggambarkan aliran kegiatan dan proses bisnis yang dilakukan oleh pengguna (aktor). Pada diagram Use Case ini, setiap kegiatan digambarkan kedalam sebuah Use Case berbentuk oval dengan relasi yang ada didalamnya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa:
Use Case diagrams adalah pola atau gambaran berbentuk diagram yang menggambarkan hubungan suatu sistem yang tengah di buat. Dalam penggambarannya, sistem yang dibuat harus berada didalam kotak sistem dan memiliki minimal satu aktor yang berada di luar sistem. Penggambaran Use Case ini dimasukan kedalam simbol yang berbentuk oval horizontal. Untuk lebih jelasnya kita bahas langsung bersamaan dengan simbolnya seperti berikut.

Baca juga : Definisi dan Macam-Macam UML menurut para ahli disertai contoh

Tabel Penjelasan Simbol Use Case Diagrams

No Gambar Simbol Keterangan Simbol
1 nama usecase Gambar simbol Oval disamping bernama "Use Case". Penamaan yang diberikan didalam simbol ini dimaksudkan untuk menginformasikan apa nama Use Case nya.
Fungsi dari simbol ini adalah untuk penandaan unit-unit yang saling berinteraksi antara unit satu dengan unit lainnya. Selain berinteraksi dengan unit lainnya simbol Use Case ini juga berinteraksi dengan actor.
Dalam pemberian nama didalam simbol ini biasanya mengandung kata kerja.
Misalnya :
Simpan data admin, hapus data pelanggan, kelola data pengunjung dll.
2 actor Disamping ini adalah gambar simbol yang mirip dengan gambar orang (gambar waktu SD hehe...), simbol ini bernama Actor atau dalam bahasa indonesia nya Aktor.
Walaupun simbol disamping tampak seperti gambar orang, akan tetapi dalam penerapannya simbol ini tidak hanya diperuntukan untuk orang saja.
Simbol ini dapat digunakan untuk sistem lain (sistem luar) yang dapat melakukan interaksi. Jadi perlu diingat, ini bukan simbol penanda untuk orang, karena pada dasarnya simbol ini adalah simbol untuk penanda objek luar sistem yang berinteraksi dengan sistem informasi yang tengah dibuat.
Dalam praktiknya, penamaan untuk simbol ini terletak dibawah gambar simbol dan mengandung kata benda.
3 Simbol yang nampak seperti garis lurus disamping ini bernama Association atau dalam bahasa indonesia nya Asosiasi.
Fungsi dari simbol ini tak jauh berbeda dengan fungsi simbol garis yang ada di diagram-diagram lain dalam UML, fungsi simbol ini tak lain adalah untuk menggambarkan adanya hubungan yang terjadi diantara bagian satu ke bagian lainnya. Bagian yang dapat dihubungkan dengan simbol Assosiasi ini, yaitu interaksi antara :
- Aktor ke aktor
- Use Case ke Use Case
- Aktor ke Use Case
- Use Case ke Aktor
Dalam praktiknya, penggambaran untuk simbol ini biasanya tidak diberikan nama (hanya garis saja).
4 <<extend>> Simbol ini memiliki julukan Extend atau dalam bahasa indonesia nya Ekstensi. Fungsi dari simbol ini yaitu untuk menandakan adanya hubungan diantara Use Case tambahan ke Use Case lain tanpa syarat.
Misalnya begini :
Use Case "A" ke Use Case "B" dapat diberikan simbol ini apabila Use Case "A" dapat berdiri sendiri walaupun tanpa adanya Use Case "B", namun antara Use Case "A" dan Ke "B" ini masih ada hubungan.
Atau lebih mudahnya adalah "A" dapat dijalankan tanpa syarat adanya "B" namun "A" dan "B" masih berhubungan.
Dalam praktiknya, simbol ini digambarkan dengan garis anak panah dengan badan garis putus-putus. Penamaan yang dilakukan pada simbol ini dapat diletakan disekitar garis misalnya "<<extend>>" atau "<<Ekstensi>>".
5 Simbol ini bernama Generalization atau dalam bahasa indonesianya adalah generalisasi. Simbol Generalisasi ini juga di gunakan di diagram lain di UML misalnya, Generalisasi pada Class Diagram. Arti dan cara penggunaannya pun sangat mirip sekali.
Generalisasi pada Use Case ini dapat diartikan sebagai suatu relasi yang terjadi antara Use Case satu dengan Use Case lainya dengan nilai umum-khusus.
Misalnya dalam penggambaran diagram kita terdapat Use Case "A" yang merupakan bentuk umum dari Use Case "B" maka diantara "A" ke "B" dapat diberikan tanda Generalisasi ini.
Dalam Praktiknya, Simbol ini tidak perlu menyertakan penamaan seperti simbol extend diatas. Simbol ini berbentuk seperti anak panah dengan badan garis lurus dan mata panah berbentuk segi tiga.
6 <<include>> <<uses>> Disamping adalah terdapat dua simbol dengan makna yang hampir sama. Simbol pada bagian atas ini bernama include dan pada bagian bawah bernama uses.
Kedua simbol ini memiliki arti bahwa adanya relasi antar Use Case dengan syarat tertentu.
Penggambaran simbol Include ini mirip dengan simbol extend, perbedaan penulisan terletak pada penamaannya, yaitu <<extend>> berubah menjadi <<include>>. Dan untuk penggambaran Uses ini juga mirip dengan Generalisasi. Yang membedakan yakni penambahaan <<uses>> di sekitar garis tersebut.

Contoh Use Case Diagrams

Berikut ini adalah contoh Use Case Diagrams yang saya buat untuk aplikasi pengelolaan barang di perusahaan alkohol Lampung.
Admin bagian penjualan login kelola barang kelola admin kelola data barang kelola transportasi logout simpan admin perbarui admin hapus admin lihat barang cari barang hapus barang perbarui barang simpan barang cetak pesan lihat pesanan cari pesanan hapus pesanan perbaru pesanan simpan pesanan lihat rekap pesanan cetak rekap pesanan lihat sopir Data sopir hapus sopir perbarui sopir simpan sopir cetak STPB cetak barang cari admin cetak STS cetak sopir cetak SPB cari sopir lihat kendaraan Data kendaraan hapus kendaraan perbarui kendaraan cetak kendaraan cari kendaraan simpan kendaraan <<include>> <<include>> <<include>> <<include>> <<include>> <<include>> <<include>>

Catatan Penting !

Berikut ada sedikit catatan yang mingkin dapat membantu anda dalam memahami simbol diatas.

Perbedaan Extend dan Include

Perbedaan Extend dan Include pada Use Case ini terletak pada syarat kebergunaannya.
  • Jika "A" <<extend>> "B" artinya, Use Case "A" dapat berjalan tanpa Syarat Use Case "B".
  • Jika "A" <<include>> "B" artinya, Use Case "A" dapat berjalan dengan Syarat Use Case "B".

Perbedaan Generalisasi dan Uses

Perbedaan Generalisasi dan Uses pada Use Case ini terletak pada nilai yang terkandung nya.
  • Jia "A" Generalisasi ke "B", Artinya Use Case "A" adalah bentuk umum dari Use case "B".
  • Jika "A" <<uses>> “B” artinya, Use Case “A” dapat berjalan dengan syarat Use Case "B" dan dengan nilai Use Case "A" adalah bentuk umum dari Use Case "B".
Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan, Saling tukar pengetahuan sama saya. Jika ingin berteman dengan saya silahkan Kunjungi halaman Kontak dan kirim pesan pribadi Anda.
Semoga bermanfaat,
Terima Kasih...

0 komentar :