Contoh-Fungsi komponen sistem informasi secara detail

Contoh-Fungsi komponen sistem informasi secara detail
(Contoh-Fungsi komponen sistem informasi secara detail)

Sebuah sistem informasi yang sudah berjalan di dalamnya terdapat banyak sekali komponen-komponen yang terhubung dan memiliki fungsi yang berbeda-beda namun memiliki tujuan yang sama. Artikel ini akan membahas mengenai beberapa komponen yang terdapat di dalam sistem informasi diantaranya yaitu input, output, software, hardware, database, kontrol prosedur dan teknologi jaringan.

Bagi Anda yang belum mengetahui pengertian fungsi dan contoh sistem informasi dapat membaca Pengertian lengkap sistem informasi menurut para ahli.

Contoh dan Fungsi Sistem Informasi


1. Input

Input merupakan suatu cara yang digunakan oleh aktor (dapat berupa manusia atau sistem lain) untuk memasukkan suatu data kedalam sistem. data yang akan dimasukkan ke dalam suatu sistem tersebut harus sudah terverifikasi kebenarannya. setelah data masuk kedalam sistem sistem akan mengolahnya dengan cara memverifikasi inputan data yang di inputkan oleh aktor sesuai dengan prosedur yang telah diterapkan dalam sistem tersebut.

Komponen inputan ini dapat berupa hardware dan software. Untuk hardware dapat dicontohkan seperti berikut. Data masuk melalui klik mouse, mouse tersebut dipasang sebuah driver untuk menghubungkan suatu sistem. Contoh lain seperti keyboard, joystick dan lain-lain. Dengan begitu, sistem dapat menerima data yang selanjutnya akan diproses dan menghasilkan output.

Dalam buku karangan para pakar tentang sistem informasi mengatakan komponen input ini berfungsi untuk menerima semua masukan dari para pengguna. Yang diterima oleh sistem diterima ini berbentuk data dan data ini berasal dari satu ataupun beberapa sumber.

2. Output

Di dalam proses suatu sistem yang telah memiliki prosedur dengan baik harus dapat menghasilkan suatu output atau keluaran. keluaran ini dapat berupa cetakan, visual, audio dan lain-lain tergantung prosedur yang telah tertanam dalam sistem tersebut. Para ahli juga mengatakan bahwa output ini harus berupa informasi (bukan data mentah lagi).

Komponen output ini berfungsi untuk menyajikan hasil akhir ke pengguna sistem informasi atau sering juga disebut end user. Informasi yang keluar dari dalam sistem harus sesuai dengan data yang diinputkan oleh pengguna. Output dalam sistem informasi ini terbagi menjadi dua yaitu software dan hardware.

Sesungguhnya software di dalam sistem informasi itu tidak hanya driver-driver kecil saja seperti driver mouse dan keyboard dan lain-lain, namun software yang berada di dalam sistem informasi itu mencakup sistem operasi, sistem aplikasi dan perangkat lunak kecil lainnya.

Sedangkan hardware di dalam sistem informasi juga ini tidak hanya berupa keyboard, Mouse,, printer, dan lain-lain, namun perangkat keras yang digunakan dalam sistem informasi itu mencangkup hardware input, proses dan output seperti keyboard, processor, RAM, printer, monitor dan lain-lain.

Semua yang digunakan dalam sistem informasi ini disesuaikan dengan kebutuhan untuk membantu kelancaran suatu sistem yang bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia.

3. Database (Basis Data)

Untuk membahas basis data ini sebenarnya tidak cukup hanya beberapa artikel saja. oleh karena itu disini saya hanya memberikan kilasannya saja. Untuk lebih jelasnya nanti saya buatkan artikel khusus untuk membahas lebih detail mengenai basis data baik secara teori maupun secara pratik.

Basis data ini merupakan suatu media penyimpanan data. Penyimpanan dalam basis data ini nanti akan dikelompokkan menjadi beberapa tabel dengan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda dan tiap tabel juga memiliki Field untuk mengisi data seperti nama depan nama belakang dan lain-lain.

Tiap tabel diberi nama sesuai dengan entitasnya misal tabel mahasiswa yang terdiri dari nama depan mahasiswa dan nama belakang mahasiswa. kemudian ada entitas lain yaitu mata kuliah yang berisi nama mata kuliah jumlah SKS dan lain-lain. Semua entitas-entitas ini nanti akan dihubungkan satu dengan lainya sehingga dapat menghasilkan suatu informasi.

4. Kontrol Prosedur

Sesungguhnya kontrol dan prosedur ini adalah satu paket yang sama, yang membedakan yaitu prosedur merupakan baris aturan-aturan di dalam suatu sistem maupun di luar sistem demi kelancaran suatu sistem. sedangkan control merupakan sebuah tindakan pengendali Jika ada yang keluar dari prosedur tersebut.

Dalam buku seorang penulis tentang sistem informasi juga mengatakan control dalam prosedur adalah dua buah komponen yang menjadi satu komponen . Komponen tersebut berfungsi untuk mencegah terjadinya beragam gangguan dan ancaman terhadap data dan informasi yang ada di dalam sistem informasi tersebut termasuk juga sistem informasi itu sendiri beserta fisiknya.

5. Kontrol Prosedur Teknologi dan Jaringan Komputer

Komponen ini merupakan komponen terakhir yang akan saya bahas di artikel ini. Untuk lebih jelasnya nanti saya akan buatkan artikel khususnya, sehingga Anda dapat benar-benar memahami seperti apa penerapan dalam sistem informasi ini.

Dengan adanya teknologi dan jaringan komputer suatu sistem dapat berjalan dengan baik dan dapat digunakan oleh pengguna sebanyak mungkin dalam waktu bersamaan, baik melalui kabel (wired) maupun tanpa kabel (wireless). Jaringan ini nanti akan menjadi dua bagian lagi yaitu jaringan privat dan juga jaringan publik. Semua akan saya jelaskan di artikel saya berikutnya.
Semua yang digunakan di dalam sistem informasi baik komponen-komponen dan lain-lain harus disesuaikan dengan kebutuhan biaya kebijakan situasi dan kondisi yang ada.
Terimakasih sudah membaca  contoh serta fungsi komponen yang terdapat dalam sistem informasi, semoga artikel ini bermantfaat. 

0 komentar :